ESSAY "MENTAL HEALTH"
INSECURE
DI KALANGAN GENERASI Z
Sekarang
dunia telah berada telah berkembang pesat, dunia menjadi serba instan dan
praktis, dunia telah menggunakan teknologi sebagai kesehariannya. Manusia bisa
menjangkau seluruh dunia hanya melalui layar yang dimiliki, banyak para ahli
dibidang teknologi yang terus menemukan teknologi- teknologi baru yang
memudahkan manusia dalam hidup. Hal hal tersebut didukung juga banyaknya temuan
aplikasi aplikasi menarik yang membuat seseorang dapat berteman bahkan bisa
mengetahui apa saja yang dilakukan orang dibelahan negara lain, contoh aplikasi
yang paling hits dan banyak digunakan adalah instagram. Instagram merupakan
aplikasi yang bertujuan untuk membuat album foto yang dapat dilihat oleh semua
akun instagram, pengguna juga dapat meminta pertemanan ke pengguna lain dan
juga banyak sekali fitur-fitur menarik yang bisa diakses. Bahkan ditangan
generasi z, instagram telah menjadi gaya hidup yang menjadi patokan seberapa
tenar mereka, generasi z seringkali mengunggah apa saja kelebihan yang mereka
miliki di aplikasi ini. Namun, saat ini tengah ramai pembahasan mengenai
insecure yang dialami oleh sebagian generasi z terhadap apa yang dilihatnya di
instagram atau aplikasi lainnya, mereka insecure terhadap apa yang dimiliki
orang lain yang terkadang tidak dimilikinya.
Sebagai
contoh, saat ini banyak orang yang telah menetapkan standart bahwa cantik itu
harus putih, tinggi, dll. Orang yang cantik tersebut terkadang melakukan hal
hal yang kurang jelas atau dapat dimaafkan namun karena dia cantik netizen memaafkannya,
namun berbanding terbalik dengan orang yang tidak memenuhi standar tersebut
walaupun dia tidak melakukan kesalahan
netizen sering mengolok dan mencibirnya, sehingga dari hal itu lah timbul
insecure yang berakibat pada stress yang bisa berujung pada gangguan mental
hingga bunuh diri.
Saat
ini, manusia yang bisa dibilang terkejam adalah haters atau netizen, mereka
sering mengolok dan mencibir seseorang atas apa yang dilihatnya saja bahkan
mereka tidak mengenal orang tersebut dan juga mengetahui yang sebenarnya terjadi.
Dunia maya memang terkadang bisa menimbulkan kebohongan publik yang bisa
berakibat fatal, dunia maya adalah dunia yang sangat cepat penyebaran informasinya.
Netizen seringkali mencibir dan menghujat seseorang yang tanpa mereka tahu bisa
saja orang yang dihujat mengalami atau melakukan hal fatal pada dirinya
sendiri, karena ini pula banyak orang yang tidak percaya diri akan apa yang
dimiliki, mencintai diri sendiri, bahkan membenci dirinya sendiri, mereka akan
selalu beusaha menjadi seseorang yang sempurna dan menjadikan standar dunia
maya menjadi patokan untuk pencapainnya. Insecure telah menjadi hal
lumrah yang sangat dialami seseorang generasi z saat ini, mereka sering menjadi
overthinking akan hal hal yang mungkin mereka takutkan nantinya.
Sebenarnya
banyak cara untuk mengusir insecure dan lebih mencintai serta bersyukur
atas dirinya sendiri, seperti berhenti sejenak untuk menggunakan aplikasi
aplikasi yang membuat dirinya insecure, seperti instagram, youtube, dll,
nikmati hidup dan apa yang ada dihadapannya, lihat disekeliling bahwa masih
banyak orang yang kurang beruntung dan lebih baik bersyukur atas hidup yang
telah diberikan ini. Hidup akan memberikan makna bagi orang yang memaknai hidup
itu sendiri, maka dari itu cintai diri sendiri dan bersyukur adalah kunci
menghilangkan insecure.
Komentar
Posting Komentar